BEDA YAHUDI DAN ISRAEL (Bolehkah Menyebut Yahudi Dengan Israel,.?

Oleh : Abu Ruqoyyah Setyo Susilo

PERTANYAAN

Assalamualaikumwrwb ustadz pada dasarnya semua nabi dan rasul adalah pembawa risalah tauhid, yg saya tanyakan bgm dg nasrani dan yahudi? Kedua beda yahudi dg israil apa ya? Trimakasih

JAWAB

Benar, semua Nabi dan Rasul yang di utus membawa risalah yang sama, yaitu risalah tauhid. Juga membawa agama yang sama yaitu Islam. Alloh berfirman :

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ

“Dan Tidaklah Kami mengutus seorang rasul pun melainkan Kami wahyukan kepadanya bahwasannya tidak ada ilah (sesembahan) kecuali hanya Aku, oleh karenanya sembahlah oleh kalian Aku.” (QS Al Anbiya : 25)

Bagaimana dengan Yahudi dan Nasrani,.?

Termasuk juga dengan Yahudi dan Nasrani, maka sesungguhnya agama yang di bawa semua Rasul yang di utus oleh Alloh kepada mereka adalah Islam. Alloh berfirman ;

شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّى بِهِ نُوحاً وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى وَعِيسَى أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلا تَتَفَرَّقُوا فِيه

“Dialah Alloh yang telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah di wasiatkan Nya kepada Nuh, dan apa yang telah kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, Isa yaitu tegakkanlah agama, dan janganlah kamu berpecah-belad di dalamnya.” (QS Asy Syura ; 13)

Nasrani atau Nashara adalah nama yang di nisbatkan kepada tempat yang bernama “Nashirah” di daerah Palestina, di mana di situ Isa ‘alaihi As Salam di lahirkan. Maka pengikut Nabi Isa menisbatkan diri mereka pada nama tersebut. Ada pula yang mengatakan mereka di sebut Nashara di karenakan mereka adalah orang-orang yang memberikan pertolongan (dalam bahasa Arab “nashara” artinya menolong) kepada Nabi Isa, yang kemudian nama itu di kaitkan dengan setiap orang yang mengaku mengikuti Nabi Isa. Alloh berfirman ;

 قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللَّهِ

“Al Hawariyyun (Pengikut-pengikutnya yang setia) berkata, “Kamilah penolong-penolong (agama) Allah,” (QS As Shaff : 14)

Adapun Yahudi maka itu berasal dari kata-kata “tahawwud” yang artinya “kembali bertaubat”. Ada pula yang mengatakan dari kata “Yahudzan” (dengan “dzal”). Al Qurtubi dalam tafsirnya mengatakan ketika menjelaskan firman Alloh Ta’ala ;

والذين هادوا

“’,..dan orang-orang Yahudi,.” (QS Al Baqarah ; 62)

معناه صاروا يهوداً، نسبوا إلى يهوذا وهو أكبر ولد يعقوب عليه السلام، فقلبت العرب الذال دالاً، لأن الأعجمية إذا عربت غيرت عن لفظها، وقيل: سموا بذلك لتوبتهم عن عبادة العجل، هاد: تاب. والهائد: التائب.

“Maknanya adalah mereka menjadi Yahudi, mereka menisbatkan nama itu kepada “Yahudzan” (dengan “dzal”) yaitu anak dari Nabi Ya’kub alaihi as salam yang paling besar. Namun kemudian orang Arab merubah huruf “dzal” menjadi “dal”, hal ini di sebabkan biasanya bahasa selain Arab (a’jam) apabila di Arab-kan maka ia terbiasa di rubah dari lafadz asalnya. Adapula yang mengatakan mereka di sebut Yahudi karena taubatnya mereka dari peribadatan kepada “Al ‘Ijl” (patung sapi). “Haada” maknanya adalah “taaba” (bertaubat). Dan “Al Haa’id” maknanya adalah “At Taa’ib” (orang yang bertaubat).” (Fatawa Islam.net, fatwa no. 24670)

Maka sesungguhnya jika mereka beriman kepada Rasul yang di utus kepada mereka, dan mereka beriman kepada Nabi Muhammad serta risalah yang di bawa, merekapun di janjikan pahala yang besar dari Alloh sebagaimana dalam firmanNya :

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَىٰ وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Sesungguhnyaorang-orangyang beriman dan orang-orang yang jadi Yahudi dan Nasrani dan Shabi’in (umat sebelum Nabi yang mengenal Alloh), barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian dan beramal yang shalih, maka untuk mereka adalah ganjaran di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada ketakutan atas mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati” (QS Al Baqarah ; 62)

Apa beda Yahudi dan Israel,.?

Untuk istilah “Yahudi” sudah kita jelaskan di atas. Lalu bagaimana dengan Israel,.?

Israel (atau yang lebih tepat adalah “Israil”) sesungguhnya adalah NAMA LAIN DARI NABI YA’KUB Alaihi As Salam. Ini berdasarkan sabda Nabi Shalallohu alaihi wa Sallam ;

هل تعلمون أن إسرائيل يعقوب عليه السلام مرض مرضا شديدا فطال سقمه، فنذر لله نذرا لئن شفاه الله من سقمه ليحرمن أحب الشراب إليه وأحب الطعام إليه، فكان أحب الطعام إليه لحمان الإبل، وأحب الشراب إليه ألبانها.

“Apakah kalian mengetahui bahwa Israil Ya’kub Alaihi As Salam pernah sakit parah, dan sakitnya tersebut berlangsung lama, hingga kemudian ia bernadzar kepada Alloh apabila Alloh menyembuhkan penyakitnya maka ia akan mengharamkan (tidak memakan) makanan dan minuman yang paling di gemarinya. Adapun makanan yang paling di gemarinya adalah daging onta, dan minuman yang paling di gemarinya adalah susunya.” (HR Ahmad dan di hasankan oleh Syaikh Syuaib Al Arnauth)

Oleh karenanya dengan alasan ini kemudian ada diantara ulama yang melarang menisbatkan segala kerusakan dan kekacauan yang ada di Negara Palestina, atau negara-negara lain itu gara-gara ulah “Israel”,,.!!

Tak lain di sebabkan karena nama “Israel” atau Israil itu sendiri adalah Nama dari Nabi Ya’kub. Diantara ulama masa kini yang melarang penisbatan tersebut adalah Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali. Ketika di ajukan kepada beliau pertanyaan berikut ;

هل يجوز تسمية الدولة اليهودية الكافرة الخبيثة بإسرائيل أو دولة إسرائيل ثم توجيه الذم والطعن لها باسم إسرائيل؟

“Bolehkah menyebut Negara Yahudi yang KAFIR yang buruk/jelek dengan nama ISRAEL atau negara “ISRAEL”, kemudian kita mengarahkan celaan, hinaan dengan penyebutan nama “ISRAEL”,.?

Beliau menjawab ; “Yang benar hal itu TIDAK DI PERBOLEHKAN,.!!”

Kemudian beliau memberikan alasan ;

لقد ذم الله اليهود ف القرآن كثيراً ولعنهم وحدثنا عن الغضب عليهم لكن باسم اليهود وباسم الذين كفروا من بني إسرائيل لا باسم اسرائيل النبي الكريم يعقوب ابن الكريم إسحاق نبي الله ابن الكريم إبراهيم خليل الله عليهم الصلاة والسلام!

ليس لهؤلاء اليهود أي علاقة دينية بنبي الله إسرائيل (يعقوب عليه السلام) و لا بإبراهيم خليل الله عليه الصلاة والسلام!

“Sungguh Alloh Ta’ala banyak mencela orang-orang Yahudi di dalam Al Quran, melaknat mereka, serta mengabarkan kepada kita tentang kemarahanNya kepada mereka, namun DENGAN PENYEBUTAN NAMA YAHUDI, DAN DENGAN PENYEBUTAN NAMA ORANG-ORANG KAFIR DARI KALANGAN BANI ISRAIL, DAN BUKAN DENGAN PENYEBUTAN NAMA “ISRAIL” Nabi yang Mulia YA’KUB putra Nabi yang mulia Ishak Nabiyulloh, putra Nabi yang mulia Ibrohim kekasih Alloh ‘Alaihi As Salam,.!!

Tidak ada keterkaitan hubungan yang sifatnya AGAMA antara orang-orang Yahudi dengan Nabiyulloh “ISRAIL” (Ya’kub ‘Alaihi As Salam), tidak pula dengan Nabi Ibrahim ‘Alaihi As Salam, kekasih Alloh,.!!!” (Fatawa Syaikh Rabi’, dari Mauqi’ pribadi beliau Rabee.net)

Wallohu a’lam

 

You may also like...

1 Response

  1. Tidak diragukan bahkan seolah telah menjadi kesepakatan dunia termasuk kaum muslimin bahwa negeri yahudi terlaknat yang menjajah Palestina bernama Israel. Bahkan mereka yang mengaku sangat membenci yahudi -sampai melakukan boikot produk-produk yang diduga menyumbangkan dana bagi yahudi- turut menamakan yahudi dengan israel. Akan tetapi sangat disayangkan tidak ada seorang pun yang mengingatkan bahaya besar penamaan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *